Kontroversial, Rasionalisasi Anggaran Pemprov Lampung

Daerah  SELASA, 30 JULI 2019 , 10:15:00 WIB | LAPORAN: DIDIT GUNAWAN

Kontroversial, Rasionalisasi Anggaran Pemprov Lampung
RMOLLampung. Kebijakan awal Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan wakilnya, Chusnunia Chalim (Nunik) merasionalisasi anggaran menuai kontroversial di berbagai kalangan.

Ada yang mengkhawatirkan kebijakan tersebut mengganggu pelayanan terhadap publik. Ada juga yang menganggap kebijakan tersebut bersifat sepihak, tidak melibatkan pihak legislatif.

Lewat surat No.903/1166/VII.02/2019 yang ditandatangani Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Fahrizal Darminto, Pemprov Lampung mengeluarkan kebijakan rasionalisasi anggaran.

Pemprov beralasan mengeluarkan kebijakan tersebut karena "bingung" harus bagaimana memenuhi target pendapatan (PAD) 2019. Langkah praktisnya, potong anggaran dengan labeling: rasionalisasi.

Ketua DPRD Lampung Dedy Aprizal dan anggota Fraksi PDIP Lampung Aprilianti mengatakan kebijakan eksekutif soal anggaran belum dibahas dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lampung.


Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

JUM'AT, 14 JUNI 2019 , 21:00:00

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

KAMIS, 13 JUNI 2019 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds