Mulai 2020, Kartu Prakerja Jokowi Berpotensi Berantakan

Nusantara  SELASA, 20 AGUSTUS 2019 , 08:25:00 WIB |

Mulai 2020, Kartu Prakerja Jokowi Berpotensi Berantakan

Jokowi/Net

RMOLLampung. Tauhid Ahmad menilai terlalu cepat dan terlalu prematur untuk merealisasikan rencana pemerintah untuk menjalankan program Kartu Prakerja pada 2020.

Alasan Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics anda Finance (Indef) itu, Kementerian Ketenagakerjaan masih perlu waktu menyamakan data terkini dengan beberapa lembaga lain.


Pihak kementrian juga harus menyaring data masyarakat yang berhak menerima kartu prakerja. "Bangun database saja itu perlu waktu 1 sampai 2 tahun, karena kan harus melibatkan BPS,' katanya.


Kemudian, lanjutnya, melibatkan industri terkait yang akan mengalami PHK dan sebagainya. "Mereka harus melapor ke Kementerian Ketenagakerja," kata Tauhid Ahmad di Kantor INDEF di Pejaten Timur, Jakarta Selatan, Senin (19/8).


Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

JUM'AT, 14 JUNI 2019 , 21:00:00

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

KAMIS, 13 JUNI 2019 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds