Bang An Hadirkan Tradisional Sytle Berbagai Even Lewat Kikat Dan Selapai

Lifestyle  KAMIS, 05 SEPTEMBER 2019 , 09:44:00 WIB | LAPORAN: HERMANSYAH

Bang An Hadirkan Tradisional Sytle Berbagai Even Lewat Kikat Dan Selapai

Bang An/RMOLLampung

ISTILAH anak melenial sekarang, "gak ada matinya." Begitu kira-kira kreativitas Ir. Anshori Djausal, MT. Pascapensiun, pakar ferosemen ini terus berkarya dengan sentuhan terakhirnya ikat kepala kikat dan selapai.

Pada saat Pelantikan Dekranasda Lampung periode 2019-2024 di Balai Keratun, Pemprov Lampung, Selasa (3/9), Ny. Riana Sari Arinal Djunaidi me-lounching kedua ikat kepala masyarakat melayu yang disebut tanjak.

Namun, di tangan sang budayawan, ikkat dan selapai bersentuhan dengan ragam hias dan kain Lampung. Nama-nama kikat dan selapai-nya juga mengambil nama-nama dari daerah berjuluk Sang Bumi Ruwa Jurai ini.

"Kikat dan selapai merupakan ikat kepala dan selendang budaya melayu. Namun, kikat dan selapai selama ini kebanyakan dikenakan pemuka adat," kata Bang An, panggilan Anshori Djausal.

Bang An mencoba mengkreasikannya agar dapat dipakai siapapuntanpa menyalahi aturan adat. Kikat dan selapai karyanya didesain sederhana tanpa meninggalkan sentuhan budaya Lampung dan harga terjangkau umum.


Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

JUM'AT, 14 JUNI 2019 , 21:00:00

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

KAMIS, 13 JUNI 2019 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds