Dokter "Mogok", Arinal Bilang Masalah Kecil, Dewan Bilang Masalah Besar

Kesehatan  JUM'AT, 06 SEPTEMBER 2019 , 21:13:00 WIB | LAPORAN: HERMANSYAH

Dokter

RSUDAM/Net

RMOLLampung. Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menilai "mogoknya" delapan dokter spesialis dari dua poliklinik RSUDAM hanya masalah kecil. Anggota DPRD Lampung Apriliyanti justru melihatnya sebagai masalah besar.

"Ini menyangkut persoalan pelayanan masyarakat, sangat riskan menelantarkan pasien, Pemprov Lampung harus menyikapi secara cepat dan terintegrasi pokok persoalannya," ujarnya kepada RMOLLampung, Jumat (6/9).

Sebelumnya, Arinal Djunaidi yang belum genap 100 hari jadi gubernur menganggap hal itu masalah kecil. "Ah itu hanya hal-hal kecil saja ya, internal dan sudah saya selesaikan, mudah-mudahan tak ada masalah," katanya.

Terhitung Jumat (6/9), delapan dokter spesialis bedah dan anak rumah sakit umum daerah tipe A itu menutup pelayanan Poliklinik Penyakit Dalam dan Poliklinik VCT karena belum dibayarkan insetif sejak Februari lalu.

Kedelapan dokter spesialis yang menandatangani pernyataan adalah dr. Fedriyansyah, SpA, MKes; Dr. dr. Prambudi Rukmono, SpA(K); dr. Rogatianus Bagus Ruknomo Spa(K); dr Elvi Suryati, SpA; dr. Roro Rukmi Windi Perdani, MKes, SpA; dr. Leni Ervina, MKes, SpA(K); dr. Riona Sari, MSc, SpA; dan dr. Laili Indah Kusumawati Noor, SpA.
Menurut Humas RSUDAM Ahmad Sapri, para dokter tersebut belum dibayar karena belum ada pencairan dari BPJS sejak Februari lalu. Jasa para dokter, 42 persen dari pencairan BPJS.

Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

JUM'AT, 14 JUNI 2019 , 21:00:00

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

KAMIS, 13 JUNI 2019 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds