Ada Maksud DPR "Nafsu" Sahkan Revisi UU KPK?

Nusantara  RABU, 18 SEPTEMBER 2019 , 13:06:00 WIB |

Ada Maksud DPR

Adi Prayitno/RMOL

RMOLLampung. "DPR sepertinya sangat bernafsu ingin sahkan revisi UU KPK. Ini ada apa?" ujar Direktur Eksekutif Parameter Indonesia, Adi Prayitno kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (18/9).

Daripada soal UU KPK, menurut Adi, masih banyak program legislasi DPR yang lebih patut segera untuk disahkan.

Terlebih, kata Adi, banyak suara masyarakat yang menolak ada revisi UU KPK. Tetapi, kencangnya suara penolakan tak membuat DPR berubah pendirian.

"DPR mestinya meninggalkan kesan baik di sisa akhir jabatannya. Pihak-pihak yang selama ini menolak revisi mestinya diundang, diajak dialog biar jelas perdebatan akademiknya," jelasnya.

Soal tujuan untuk menertibkan KPK dengan memberi Dewan Pengawas, akademisi UIN Jakarta ini tidak mempermasalahkan. Dengan catatan, selama ada kajian yang matang.


Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

JUM'AT, 14 JUNI 2019 , 21:00:00

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

KAMIS, 13 JUNI 2019 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds