Jokowi Dan DPR Harus Segera Buka Telinga Dengar Kritik Publik

Nusantara  SABTU, 21 SEPTEMBER 2019 , 12:05:00 WIB |

Jokowi Dan DPR Harus Segera Buka Telinga Dengar Kritik Publik

Aksi Mahasiswa/RMOL

RMOLLampung. Banyak pihak yang tidak kaget dengan reaksi ribuan mahasiswa yang bergerak menolak pengesahan RUU KUHP. Mereka juga menyampaikan penolakannya terhadap revisi UU KPK.
Direktur HICON Law & Policy Strategic Hifdzil Alim menilai, aksi ribuan mahasiswa sangatlah wajar karena DPR dan pemerintah menyepakati pasal-pasal dalam revisi KUHP belum mencerminkan kondisi hukum dalam masyarakat.

"Misalnya saja soal perlindungan terhadap korban perkosaan. Pasal soal penghinaan terhadap kepala negara dan kepala pemerintahan dan sebagainya jadi wajar saja kalau RUU KUHP mendapat penolakan," paparnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (21/9).

Hifdzil mengimbau Pemerintah dan DPR harus segera membuka telinga untuk menerima masukan dari masyarakat. Jika pemerintah melanjutan blunder pembuatan undang-undang, maka kepercayaan terhadap pemerintah akan hilang.

"Jangan sampai blunder pembentukan undang-undang ini berlanjut. Ini akan melahirkan distrust masyarakat ke pemerintah dan DPR. Ini akan sangat merugikan," tukasnya.[hms]

Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

JUM'AT, 14 JUNI 2019 , 21:00:00

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

KAMIS, 13 JUNI 2019 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds